Oleh Abd A’la
Berbicara mengenai masyarakat Madura, fenomena yang hingga saat ini berkembang adalah stereotyping masyarakat tersebut sebagai masyarakat marginal, terbelakang dalam hampir berbagai aspek kehidupan. Mereka nyaris diidentikkan dengan orang yang kurang berpendidikan, kasar, keras, kurang tahu tata pergaulan sosial, semau gue, bahkan disimplifikasi sebagai tukang carok yang selalu menyebarkan kekerasan. Anekdot dan humor yang merepresentasikan keterbelakangan mereka ini sering muncul dalam perbincangan di berbagai forum santai maupun serius. continue reading…